Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

IndoStarBux
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 September 2011

Keunggulan Yamaha V-Ixion

Dari segi fitur dan spesifikasi motor yamaha vixion sistem bahan bakarnya sudah injeksi, mampu mengatur suplai campuran gas lebih akurat sehingga dapat menghasilkan tenaga besar, namun irit BBM dan ramah lingkungan.untuk masalah harga motor vixion tidak saya review, lanjut ke  Teknologi ini yang dimaksud Mizuno sebagai generasi baru sport commuter (nantinya semua motor di dunia akan pakai teknologi tersebut).
 
V-Ixion menganut rangka deltaboks. Tipe casis seperti ini identik sama sport bike yang kekuatannya lebih rigid sekitar 200% dibanding model tubular. Sehingga pengaruhi stabilitas saat menikung.Sistem pendingin radiator dan 4 buah katup di kepala silinder, suspensi monosok.

Komponen relatif sama dengan Yamaha tipe lain. Misal komponen silinder dan kepala silinder mirip MX 135 LC. Komponen pendinginan juga sama dengan MX.

Lampu sein, lampu depan, setang comotan dari Yamaha New RX-King. Lalu kampas rem belakang yang sama dengan RX-King atau Scorpio,Di semua kondisi jalan, baik rata maupun bergelombang ayunan sistem suspensi motor sport berkapasitas murni 149,8 cc ini tergolong nyaman.
 
Sok depan teleskopik berdiameter 33 mm serta monosoknya mampu meredam guncangan dengan cukup baik, sekalipun dipakai berboncengan. Roda belakang juga tidak terlihat terlalu amblas meski membawa beban lebih.
 
Tidak ada vibrasi berlebihan pada setang maupun bodi yang dapat membuat tangan kesemutan. Posisi jok rider maupun bonconger terasa pas dan empuk. Sehingga untuk dipakai perjalanan jauh, tak gampang membuat bokong panas atau badan cepat letih.
 
Ketika dicoba bermanuver pun lari motor tidak tampak ada gejala membuang atau mengayun. Menikung terasa smooth meski berboncengan. Rangka model deltabox serta desain swing arm yang lebih rigid mampu meciptkan stabilitas yang baik saat bermanuver.
 
Jarak sumbu roda yang tidak terlalu panjang (1.282 mm). Pas untuk kawasan perkotaan yang sarat kemacetan.
 
Akselerasinya lebih terasa di putaran menengah ke atas yakni di atas 6.000 rpm. Sementara di kitiran bawah, tenaganya kurang begitu ‘nendang’. Hal itu bisa dimaklumi mengingat torsi maupun tenaga maksimal mesin dicapai pada putaran yang agak tinggi, yakni 13,1 Nm/7.500 rpm (torsi max) dan 14,9 dk/8.500 rpm (tenaga max).
 
Meski begitu, untuk dipakai menanjak di kawasan Puncak yang kemiringannya cukup ekstrem, baik sendiri mapun berboncengan gigi 3 V-Ixion masih terpakai.
 
Sistem bahan bakar injeksi mampu menyuplai campuran gas lebih akurat membuat konsumsi bensin jadi lebih irit dan efisien. Berangkat dari Yamaha Flaghship Shop (Cempaka Putih, Jaktim) lewat Depok, Bogor, Puncak, Cianjur, Padalarang dan finish di depan hotel Holiday Inn, Dago, Bandung, indikator bensin yang tadinya full tank hanya bergerak ¼-nya. Total jarak tempuh Jakarta-Bandung 214 km.
 
Diperkirakan jumlah bahan bakar motor yamaha vixion yang terpakai sekitar 3-4 liter. Artinya, 1 liter Pertamax Plus mampu menempuh 50 km. Padahal jalan pada kondisi peak.

sumber : http://motorbaru.blogdetik.com/2010/10/16/keunggulan-motor-yamaha-vixion/
Read More...






Senin, 01 Agustus 2011

Mengetahui Kode dan Simbol Ban

Ban adalah salah satu komponen yang sangat penting, karena berhubungan langsung dengan aspal jalanan. Pada komponen itulah keselamatan, pengendalian, akselerasi, pengereman dan berapa luas area tapak ban yang menempel pada jalan akan memberikan keamanan pada pengendara.

Hal ini penting manakala kita akan mengganti ban kendaraan entah itu modifikasi atau karena ban aus, ini yang harus diperhatikan. Pada saat kita akan mengganti ban kendaraan, biasanya kita hanya mengatakan ukuran ban yang akan kita ganti atau beli, misal ukuran 2.75-17 atau 100/90-18. Karena parameter itu menunjukan ukuran lebar, tebal dan diameter, tetapi sesungguhnya masih banyak kode maupun symbol yang harus Anda ketahui agar mendapat ban yang sesuai dengan spesifikasi yang dinginkan serta mengetahui batasan-batasan yang aman untuk pemakaian.
Kode-kode Standar sebuah ban

UKURAN BAN

Ukuran ban biasanya menggunakan sistem metrik (metric system) atau sistem inci (inch system). Sebagai ilustrasi misal ban mempunyai kode: 100/90-18, dan 2.50-17. Artinya Ban 100/90-18 ini menggunakan sistem metrik maksud angka pertama adalah ukuran lebar ban, angka kedua setelah garis miring (/) adalan rasio dalam persen antara lebar dan tinggi ban dan angka ketiga setelah tanda – adalah diameter pelek/velg. Jadi ukuran ban dengan kode 100/90-18 jika diterjemahkan adalah lebar ban 100 mm, tinggi ban 90% x 100= 90 mm dan diameter dalam ban atau ukuran velg/rim 18 inchi.


Ban 2.50-17 menggunakan sistem inci jadi ukuran ban adalah lebar 2.5 inchi jika diubah menjadi mm, 1 inch = 2.54 jadi lebar ban 63.4 mm, tinggi ban karena angka kedua setelah garis miring tidak ada dianggap rasionya 100% jadi tingginya 2.50 inchi dan diameter dalam ban 17 inchi atau ukuran pelek/rim 17 inchi.

UMUR PRODUKSI

Disalah satu sisi ban biasanya tercetak kode empat angka yang menunjukan kapan ban diproduksi. Misalnya, 2108 angka tersebut dapat dibaca dua angka pertama menunjukan minggu, dua angka terakhir tahun pembuatan. Jadi kode di atas adalah ban diproduksi pada minggu ke-21 tahun 2008. Kode usia produksi perlu diperhatikan jadi dapat berapa lama ban tersimpan, yang dikuatirkan akan berpengaruh terhadap performa ban itu sendiri

KODE BAN DEPAN ATAU BELAKANG

Untuk kode pemakaian ban depan atau ban belakang biasanya di tulis dengan huruf (alphabet) kode “F” front berarti ban tersebut untuk ban depan sedangkan “R” rear ban tersebut untuk ban belakang. Biasanya ada perbedaan bentuk kembangan/pattern ban depan dan belakang dikarenakan fungsinya yang berbeda untuk ban depan sebagai kemudi dan jika hujan harus bisa mengalirkan air makanya ban depan biasanya mempunyai alur air. Sedangkan ban belakang fungsi untuk menggerakan maka membutuhkan torsi yang besar sehingga traksi sangat dibutuhkan makanya ban belakang biasanya ukuran lebih besar dan tidak mempunyai alur air. Tetapi kadang kita juga suka menjumpai ban belakang mempunyai alur air hanya beda ukuran lebih besar saja.

KODE KECEPATAN MAKSIMUM

Kode kecepatan maksimun ditulis dengan kode huruf, yang menunjukan batas maksimal sebuah ban dipacu terus selama 1 jam dengan membawa beban sesuai spesifikasi standar.

Tabel kecepatan maksimum (Km/jam)
Kode Alpabet Kecepatan Maksimum (Kg) Kode Alpabet Kecepatan Maksimum (Kg)
K 110 S 180
L 120 T 190
M 130 U 200
N 140 H 210
P 150 V 240
Q 160 W 270
R 170 Y 300

Contoh kasus : Kode ban 80/90-14 M/C 40P. Huruf P yang ada dibelakang angka (40P) itu yang menunjukan kecepatan maksimal. Sesuai table di atas P adalah menunjukan maksimun kecepatan 150 km/jam.

KODE COMPOUND YANG DIGUNAKAN

Kode Compound ban ditulis dengan kode huruf, yang menunjukan ban itu mempunyai Compound yang lunak sampai yang keras. Kode “S” soft menunjukan Compound lunak, “M” medium menunjukan Compound sedang dan “H” hard berarti Compound ban keras. Pemilihan Compound ban tergantung dari kebutuhan misal untuk road race biasanya menggunakan Compound soft dimana ban dengan Compound soft lebih empuk dan lengket menempel pada aspal tetapi karena sifatnya lunak maka ban akan cepat habis. Sedangkan medium biasanya dipakai untuk sehari hari. Jika ada ban dengan kode BT 92 F Radial 120/70 R17 M/C 54H, kode M/C itulah yang menunjukan compound ban sedang.


ARAH ROTASI BAN

Arah rotasi atau perputaran ban ditunjukan dengan tanda panah (Arrow), pemasangan ban harus sesuai dengan arah panah hal ini karena arah kembangan ban akan sempurna menempel pada aspal, atau mengalirkan air pada jalan basah serta mendapatkan traksi yang baik. Jika pemasangan terbalik ban tidak akan menempel pada jalan dan traksinya kurang baik sehingga ban terasa lebih licin yang bisa membahayakan pengendara.

BEBAN MAKSIMUM BAN

Indikasi beban maksimum yang dapat ditahan oleh ban dalam keadaan dingin biasanya dicantumkan dalam dinding ban. Ada yang tertulis langsung bebanya ada juga yang menggunakan indek angka. Tertulis langsung misal tertulis Max. Load 212 kg (467 LBS) AT 280 KPa (41 Psi) Cold dapat dibaca: ban tersebut menahan beban maksimum 212 kg atau 467 lbs dengan tekanan angin maksimal 41 psi dalam keadaan dingin (kendaraan tidak dipakai)

Menggunakan Indek angka:

(73W) V280 angka 73 adalah angka indek yang mempunyai standar beban maksimal 365 kg. Dibawah ini table indeks beban maksimum (kg).

Kode Angka Beban Maksimum (Kg) Kode Angka Beban Maksimum (Kg) Kode Angka Beban Maksimum (Kg)
30 106 40 140 50 190
31 109 41 145 51 195
32 112 42 150 52 200
33 115 43 155 53 206
34 118 44 160 54 212
35 121 45 165 55 218
36 125 46 170 56 224
37 128 47 175 57 230
38 132 48 180 58 236
39 136 49 185 59 243

TIPE BAN

Pada sisi dinding ban biasanya dicantumkan pula tipe dari ban tersebut misal TT = Tube Type atau TL = Tubeless. Ban tube type artinya ban tersebut ban yang menggunakan ban dalam, sedang tubeless atau radial sudah tidak memerlukan ban dalam lagi.

SIMBOL SEGI TIGA

Simbol segi tiga disebut Thread Indication (TWI) atau indicator batas pemakaian. Gambar segitiga pada sisi dinding ban merupakan batas akhir dari grip atau alur ban, jika alur ban sudah terkikis habis atau sudah tipis karena pemakaian maka ban tersebut harus diganti karena sudah tidak aman lagi.

SIMBOL GARIS WARNA

Simbol garis warna ini ada pada lapisan kembangan yang belum pernah dipakai untuk menandakan ban tersebut masih baru. Karena lapisan ban ini paling luar pada kembangan/pattern maka jika ban lama dipakai akan habis. Garis warna ada yang satu tetapi ada juga yang lebih dari satu warna, dan tiap pabrikan biasanya mempunyai warna berbeda missal putih, merah, kuning, biru dan hijau.

SIMBOL BALANCE

Simbol balance biasanya berupa bulatan pada dinding ban, tanda bulat dengan warna berbeda-beda tiap pabrikan misal kuning, merah ataupun biru. Tanda balance ini harus diperhatikan saat pemasangan ban, karena itulan titik paling ringan dari tiap ban, di titik itu pula posisi pentil harus sejajar. Karena pentil ban merupakan titik berat dari ban.

STRUKTUR BAN

Tidak semua pabrikan ban mencantumkan struktur ban, tetapi untuk pabrikan ban dengan kualitas baik biasanya mencantumkannya. Misal: Tread: 4 nylon, side wall: 2 nylon

  • Tread adalah bagian tapak ban yang langsung bersinggungan dengan aspal, harus kuat terhadap benturan, tusukan yang dapat merusak ban. memberikan daya lengket ke aspal dan daya tahan ban karena gesekan. Jadi Tread ban tersebut terdiri 4 lapisan nylon.
  • Side wall adalah bagian dinding samping kiri dan kanan ban. Berfungsi sebagai penopang ban. Jadi side wall ban tersebut terdiri 2 lapisan nylon.
Read More...






Mengetahui Jenis-jenis Helm, Kelebihan dan Kekurangannya

Mungkin bagi sebagian besar pengendara motor sudah mengetahui fungsi dan kegunaan helm. Selain untuk menahan terpaan angin, helm juga memiliki fungsi yang jauh lebih mulia, yaitu menyelamatkan jiwa pemakainya jika terjadi kecelakaan. Salah satu syarat yang harus dipenuhi dari helm standard di Indonesia adalah adanya logo SNI yang tertempel atau tercetak di helm tersebut.


Sebuah penelitian menunjukkan bahwa helm tidak saja berfungsi untuk menyelamatkan jiwa si pengendara, tetapi juga mampu mengurangi cedera yang dialami ketika terjadi kecelakaan. Bagian yang paling rentan mengalami luka adalah muka, kepala bagian atas dan leher. Oleh karena itu sebuah helm yang baik adalah helm yang bisa melindungi ketiga bagian kepala tersebut.

Mari kita mengenal jenis-jenis helm yang ada dan apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis helm tersebut.
1. Helm Cetok/Shorty Helmet
Helm Cetok
Kelebihan: Mampu melindungi bagian atas kepala meski dengan tingkat perlindungan yang sangat minim. Helm jenis ini dirancang untuk memudahkan penglihatan dan pendengaran penggunanya. Helm ini mudah dibawa dan disimpan karena bentuknya yang simple. Harga helm jenis ini biasanya murah.
Kekurangan: Dengan tidak adanya bagian yang menutupi telinga, helm ini bisa membahayakan pendengaran pengunanya akibat suara noise yang ditimbulkan ketika berkendara. Helm ini tidak memberikan proteksi yang baik terhadap kepala. Fungsi helm ini tak ubahnya topi saja.




2. Helm Half-Face / Open face
Helm Half-Face


Kelebihan: Melindungi bagian atas, samping (telinga) dan belakang kepala (leher). Helm jenis ini memberikan perlindungan yang seidkit lebih baik dibanding helm ”cetok”. Mudah dipakai dan dilepas. Beberapa helm jenis ini dilengkapi dengan bantalan dari bahan kulit pada bagian telinganya.
Kekurangan: Suara noise dari luar masih tetap masuk ke telinga. Tidak bisa memberikan perlindungan yang memadai bagi kepala, khususnya bagian muka, dagu, gigi, hidung, leher dan mata. Karena tidak dilengkapi dengan kaca pelindung pada bagian depannya, maka helm ini tidak bisa melindungi pemakainya dari hujan, debu, angin, serangga bahkan kerikil kecil yang beterbangan di jalan.


3. Helm ¾ / Modular Helmet
Heml 3/4

Kelebihan: Mampu melindungi bagian kepala, muka, leher, telinga dan mata. Helm jenis ini berada pada posisi ketiga helm yang cukup aman. Dengan kaca pelindung yang mudah dibuka-tutup, pemakai bisa dengan mudah makan, minum, memotret atau merokok sekalipun. Kaca pelindungnya juga bisa berfungsi untuk melindungi diri dari hujan, debu dan angin. Helm jenis ini sedikit lebih mahal dibanding jenis half-face.
Kekurangan: Karena desainnya semi terbuka, maka akan menimbulkan efek dengung di telingan pemakainya. Kurang memberikan perlindungan terhadap muka, dagu, gigi dan hidung.





4.Helm Full-face
Helm Full Face


Kelebihan: Helm jenis ini adalah helm yang paling aman untuk digunakan pengendara motor. Helm ini mampu melindungi muka, kepala, leher, telinga, dan dagu dengan sempurna. Helm ini juga aman dipakai di saat hujan serta melindungi kita dari debu, kerikil atau serangga di jalan. Helm jenis ini mampu melindungi pemakainya dari cedera yang tidak diinginkan saat terjadi kecelakaan.
Kekurangan: Karena tertutup rapat, si pemakai sulit untuk bisa mendengar suara sekelilingnya. Tidak praktis kalau kita ingin makan atau minum di tengah jalan. Bagi pengguna kacamata, helm jenis ini sangat tidak nyaman digunakan. Harga relatif lebih mahal dibanding jenis lain.
 
5.Helm Flip-Up
Helm Flip-Up

Kelebihan: Hampir sama dengan helm jenis Full-face, hanya saja helm jenis ini memiliki bagian depan yang bisa diputar ke atas (flip-up). Sehingga bisa memudahkan pemakainya untukmakan, minum atau merokok tanpa harus melepas helm. Helm jenis ini mampu memberikan perlindungan yang cukup baik, sama halnya dengan jenis full-face.
Kekurangan: Karena bagian depannya bisa dibuka-tutup, maka ada kemungkinan bagian tersebut jadi terbuka ketika terjadi kecelakaan sehingga bisa melukai bagian muka dan dagu. Harga helm jenis ini bisanya lebih mahal dibanding jenis full-face.


Jangan lupa logo SNI !
Nah...klo ini masuk jenis yang mana ya?

Semoga bisa menambah wawasan kita dalam berkendara dan menyadarkan akan pentingnya helm sebagai salah satu safety gear dalam berkendara....


Mari kita dukung gerakan Safety Riding karena keluarga sedang menanti anda di rumah.
Read More...






V-Ixion Fuel Injection Irit Bensin dan Awet

vixion-fuel-injectionMesin motor injeksi yang diterapkan Yamaha pada V-Ixion menempatkannya sebagai motor unggulan di kategori sport. Teknologi Fuel Injection (FI) pada V-Ixion membuat konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih hemat dan awet.

FI menggeser penggunaan karburator yang boros bahan bakar. Meskipun FI baru lebih dikenal di abad modern ini, ternyata perkembangan teknologi itu sudah dirintis sejak tahun 1930. Bukan langsung digunakan pada motor tapi pertamakali diterapkan pada pesawat terbang buatan Jepang. Dipakai pada pesawat terbang karena pergerakannya 3 dimensi jadi tidak mungkin memakai mesin karburator. Mesin injeksi lalu dipakai pada mobil balap tahun 1950-an dan mobil 2 tak Mercedes-Benz tahun 1960.

Sampai akhirnya Yamaha menggunakan FI pertama kali di tahun 1982 pada Yamaha XJ750 dan berlanjut pada motor R1serta skutik. Di Tanah Air, FI hadir perdana melalui V-Ixion yang diluncurkan pada tahun 2007.

Yamaha sukses membuka pasar sepeda motor injection dan sudah hampir 5 tahun Yamaha mengedukasi pasar dan bengkel sehingga hampir seluruh bengkel Yamaha sudah siap dan tidak asing lagi dengan injeksi,” papar Indra Dwi Sunda, PR & Corporate Communication Head PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Lalu bagaimanakah cara kerja FI? Sebagai contoh sederhananya, cara kerjanya sama seperti sistem tubuh manusia.

Pada sistem FI terdapat ECU (Electronic Control Unit) yang bekerja seperti otak pada manusia. ECU meneruskan sinyal yang dikirim sensor-sensor. Pada akhirnya ECU memerintahkan injector untuk menyemprotkan bensin pada mesin,” jelas Dirdhana, Supervisor Technical Support Group PT YMKI.

Kerja ECU layaknya otak yang saat mendapatkan sinyal dari sensor-sensor, lantas memerintahkan bagian tubuh untuk menjalankan fungsinya. Selain sensor-sensor, komponen penting lainnya pada ECU adalah fuel pump yang berfungsi mensuplai bahan bakar dari tangki ke injektor dan menjaga tekanan bahan bakar agar sesuai persyaratan.

Mengingat pentingnya FI, para pengguna motor dengan sistem tersebut berkreasi sendiri dengan menambahkan peningkat oktan atau octan booster untuk meningkatkan performa mesin. Khusus buat V-Ixion, jangan menambahkan octan booster tipe tablet karena residu karbon pada oktan tersebut menumpuk pada butterfly throttle body.

Mesin motor bisa mati akibat residu octan booster yang tidak tercampur sempurna sehingga mengganjal lubang injektor. Masalah ini sering ditemukan di Jakarta,” sebut Dirdhana.

Di luar problem itu, para pengguna V-Ixion merasakan manfaat besar FI yang membuat motor irit bensin dan tahan lama. Irit karena injektor menyuplai bahan bakar ke mesin berdasarkan kebutuhan mesin. Iritnya penggunaan bensin membuat para pengendara V-Ixion biasanya berkendara menempuh jarak jauh.

Dari hasil survei jaraknya bisa melebihi 12.000 km per tahun. (biasanya di bawah jarak itu). Alasannya karena hemat bahan bakar jadi dikendarai dalam jarak jauh. Namun jangan sampai lalai menjaga keselamatan pengendara sendiri saat menempuh jarak jauh. Dianjurkan untuk istirahat per 2 jam sekali,” anjur M. Abidin, Assistant General Manager Technical Support PT YMKI.

Selain irit bensin, manfaat sistem FI lainnya adalah membuat motor awet karena sistem tersebut jarang mengalami kerusakan. Saat ini FI yang digunakan pada V-Ixion standarnya uero 2 sesuai peraturan BPLHD (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah). Jadi standarnya tidak bisa dinaikkan.

Sumber : yamaha-motor
Read More...






/

Labels

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Buku Tamu

 

Statistik Pengunjung

Followers

Komunikasi

Prospek Yvci Cirebon

Buat Lencana Anda